21 Nov 2012

Dia(m)enyakitkan

Diam memang selalu menyakitkan.. Ketika aku harus menyayangimu dalam diam, mengagumimu dalam diam, dan merindukanmu dalam diam.. Ketika aku harus menyimpan semuanya sendirian karena kediamanku..

Tapi yang lebih menyakitkan dari itu semua, ketika aku harus berpura-pura mendukung dia yang menyukaimu. Ketika aku harus diam untuk menahan cemburu saat dia bercerita tentangmu. Saat yang lain mendukung dia untuk mendekatimu. Kuakui, itu sangat menyakitkan..

Sekarang, aku juga harus lebih berhati-hati dalam menatapmu. Aku tak bisa lagi menatap punggungmu dengan leluasa. Aku juga tak bisa lagi menatap matamu yang begitu mempesona. Mendengar suaramu yang selalu membuat jantungku berdesir. Aku juga harus menjaga jarak denganmu saat kau berada di tengah-tengah kita. Aku menjauh karena merasa tidak enak. Takut yang lain tahu akan perasaanku yang sebenarnya. Aku takut perasaan ini semakin besar. Aku takut keegoisan ini muncul. Membiarkan hatiku menguasai tubuhku dan merebutmu darinya. Memutuskan pertemanan yang telah aku jalani bersama dia.

Aku memang munafik. Tapi inilah aku. Mungkin aku mengalah, tapi aku tidak kalah. Mungkin, jika suatu saat nanti kau dekat dengan dia, aku juga akhirnya bisa ikut dekat denganmu. Bisa berbicara denganmu lebih sering, bisa menatap matamu setiap waktu, dan bisa melihat kau secara lebih dekat. Mungkin aku sedikit cemburu, tapi rasa senangku justru lebih besar. Karena dekat denganmu menjadi salah satu impianku. Dan yang kuinginkan adalah kamu mau menatapku paling tidak 1 kali saja seperti yang kau lakukan selama ini. Karena itu adalah salah satu momen terbahagiaku :a)

Mencintaimu dalam diam cukup menyenangkan. Mengalahkan keegoisan juga membuatku menjadi lebih dewasa. Ketika memendam rasa ini sendirian memang cukup menyakitkan, tapi aku tidak sepenuhnya sendirian. Karena Tuhan selalu bersamaku :-)

20 Okt 2012

#CeritaMiniWithYou



“Kenapa sih lo hari ini? Ini kan hari ulang tahun lo. Jangan cemberut dong!” kata Iqbal, seseorang yang sangat aku cintai tapi tak ku miliki.
Aku hanya diam. Seharian ini, aku sedang berharap dia melakukan sesuatu yang spesial hari ini. Menembakku misalnya.
Iqbal tersenyum jail ke arahku. Meletakkan headset yang sedari tadi ia dengarkan ke telingaku. Lagu Jadilah Pacarku berkumandang di sana. Aku berharap Iqbal menyanyikannya untukku.
“Apa jawabannya?” Aku tersentak bingung maksudnya apa. “Jawaban lagu tadi..”
Aku tersenyum lalu mengangguk. Iqbal membalas senyumanku dengan jitakan kecil.  Cara yang tidak romantis. Tapi itu lebih dari cukup. Apalagi dari seorang Iqbal.


9 Okt 2012

2012 itu... :')



Halo guyssss, apa kabar? baik baik aja kah? kalo aku ga baik baik aja dooong~ :')
Gatau kenapa pengen aja curhat di blog ini. Udah lama juga ga kecoret coret & gatau juga mau cerita sama siapa. Mungkin ngetik udah bisa melegakan hati aku...

Di tahun 2012 ini bener bener tahun yg menakjubkan buat aku. Berbagai hal-lebih kepada yang buruk- dateng ga henti-henti ke kehidupan aku. Entah ini tahun sial buat aku atau emang aku nya yang ceroboh, bego, lemah, dan patut diremehkan. Jujur, aku ga kuat banget ngejalanin hari-hari aku di tahun 2012 ini. Masih mending kalau masalah selesai 1, dateng lagi 1. Ini lebih dari  itu! Beberapa masalah belum kelar, dateng lagi beberapa masalah baru. Sumpah aku capek!
Kadang aku mau ngeluh sama Tuhan, kenapa kehidupan aku begini banget. Kenapa aku di kasih masalah yg begitu bertubi-tubi. Aku udah mencoba untuk terus kuat setiap harinya, tapi lama-lama aku ga kuat juga. Aku merasa udah nemuin titik batas kekuatan aku.
Aku juga ga punya orang untuk berbagi. Temen-temen aku yang aku paling percaya -Debora&Vero- sedang berada nun jauh di sana. Teman-teman aku di Jakarta belom ada yg bisa aku percaya melebihi mereka. Mungkin mereka bisa dipercaya, tapi aku belum bisa mempercayai mereka. Aku terlalu takut untuk menceritakan semuanya. Kalo menceritakan ke keluarga, mereka udah terlalu banyak masalah karena aku. Bahkan sekarang aku lagi bermasalah sama mereka. Ga mungkin & ga mau aku untuk berbagi ke mereka.
Satu-satunya cara untuk melupakan sejenak masalah aku adalah belajar dan bercanda sama temen-temen. Setidaknya hal itu masih bisa membuat aku tersenyum. Walau itu cuma berlaku dalam beberapa jam doang. Selebihnya, aku bakalan sedih lagi.
Mau aku sedih atau engga, hidup tetep aja berjalan. Mau ga mau aku harus terus maju. Aku akan tetep kuat menghadapi semuanya. Mungkin aku ngerasa sendiri, tapi aku ga sendiri. Masih ada Tuhan yang mau berjalan bersama aku. Menghadapi setiap masalah.
2012 juga tinggal beberapa bulan lagi. Yaaa semoga aja bulan-bulan selanjutnya aku tetep kuat dan ga ada masalah lagi. Amin :')


30 Jul 2012

Review-With You




Judul Buku     : With You
Penulis           : Christian Simamora & Orizuka
Penerbit         : GagasMedia
Tebal             : 316 Halaman
Tahun Terbit  : 2012
Harga            : Rp 50,000

Sinopsis :

365 hari dalam setahun,
24 jam dalam sehari.

Di antara semua waktu yang kita punya,
kau sengaja memilih hari itu.

keluar dari mimpi indah,
lalu hadir dalam hidupku...

sebagai cinta yang selama ini aku tunggu.


^0^

With you adalah salah satu proyek gagas duet pertama yang aku baca. Muehehehe. Menyatukan dua penulis dengan gaya tulisan yang berbeda. Christian Simamora-salah satu penulis di Indonesia yang memilih gaya metro dalam menyampaikan tulisannya. Sedangkan, Orizuka-penulis yang lebih dikenal sebagai penulis novel remaja dengan gayanya yang sederhana namun mampu menghipnotis pembacanya. Perbedaan ini justru yang membuat cerita ini jadi lebih hidup.
Kedua penulis ini menulis masing-masing ceritanya dengan cara yang berbeda. Oh ya, kedua penulis ini membuat bab cerita masing-masing. Christian Simamora dengan Cinderella Rockefella, sedangkan Orizuka dengan Sunrise. Tapi tentunya kedua cerita ini tidak membuat pembacanya menjadi bingung. Tetapi justru membuat pembacanya terpesona dengan karya mereka.

Tulisan Christian Simamora menjadi pembuka dalam novel ini. Gaya metro nya sungguh terlihat dalam penulisannya. Gaul dan meriah. Apalagi karakter Cindy yang ditampilkan dengan gaya 'anak gaul jaman sekarang' ini. 
Cindy yang adalah seorang model dipertemukan dengan Jere-partner modelnya. Jere yang memang sejak awal tertarik dengan Cindy, akhirnya mampu mengajak Cindy ke sebuah restoran. Jere yang memang memiliki pesona berlebih membuat Cindy mau tidak mau tertarik padanya.Di restoran itu akhirnya mereka pun melakukan perbincangan kecil. Dengan perbincangan itu, mereka pun akhirnya jadi lebih mengenal satu sama lain. Mereka juga akhirnya menyadari bahwa cinta telah tumbuh di antara mereka. Cinta yang berhasil tumbuh dalam satu malam.
Dengan setting satu tempat, kedua karakter ini dibuat benar-benar menyatu. Walau di endingnya ada suatu adegan yang.... ehem~ sedikit dewasa. Tapi tidak mengurangi keremajaan dan keceriaan cerita ini kok :D
Bang Chris mampu merangkum cinta satu malam ini dengan heboh dan keren. Kita berhasil di bawa oleh karakter Cindy yang cerewet dan ceria. Pokoknya keren deeeh. You rockss bang \m/

Selanjutnya diteruskan dengan tulisan tangan penulis favorit-sepanjang-masaku *tererererereng* KAK ORI! Setelah mendapat kehebohan-kehebohan ala bang Chris, kak Ori membawa kita kepada suasana yang lebih kalem.
Cerita ini dibuka dengan Lyla-sepupu Cindy sekaligus tokoh utama di cerita ini. Lyla mengalami depresi berat dan berkunjung Karimunjawa. Tapi kunjungannya itu justru membuatnya bertemu dengan seseorang yang membuatnya seperti ini. Juna. Mantan kekasihnya. Tempat yang mereka impikan bersama justru menjadi saksi pertemuan mereka kembali.Lyla pun akhirnya ikut perjalanan bersama Juna mengarungi Karimunjawa bersama. Juna yang datang bersama teman-teman penyelamnya pun menyadarkan Lyla. Menyadarkan kalau Juna begitu menyayangi Lyla. Alasan yang membuat Juna harus menyatakan putus. Alasan Lyla tidak begitu banyak bicara begitu Juna memintanya untuk putus. Kisah masa lalu mereka yang manis pun turut terangkum dalam cerita ini. Masa lalu mereka yang sederhana namun manis. 
Kak Ori mampu membuat cerita ini terkesan kalem namun menarik. Sangat menarik. Khas tulisan kak Ori banget. Dalam tulisan kak Ori ini pula kita diajak untuk melihat keindahan laut dan ber-snorkeling ria bersama Lyla dan Juna. Pokoknya TOP ABIS DEH! Always recommended from Orizuka. My favorite author^^

Novel ini layak banget untuk dibeli. Kalo nggak beli, minjem juga nggak apa-apa, deh :p Memang harganya lumayan mahal, tapi isi ceritanya bagus kok. Terpuaskan banget. So, get it as soon as possible^^

Nb : Maaf kalo ada nama tokoh yang salah. Novelnya lagi dipinjem sama temenku jadinya nggak tahu deh nama-nama nya bener atau enggak ehehhehe ^^v

28 Mei 2012

CJR oooh CJR~

Yeyeye... Lalalala... Yeyeyeye... Lalalala *dashyatmodeon

Baik saudara-saudari sekalian yang saya cintai, kasihi, dan banggakan, saya ingin menceritakan pengalaman saya sewaktu saya menonton COBOY JUNIOR secara LIVE di MARGO CITY DEPOK. Kenapa saya memutuskan untuk nge-LIVE? Karena berhubung jarak rumah saya dan Margo tidak begitu jauh dan juga gratis, saya memutuskan untuk nge-live :D

Sekitar jam setengah 12an, dengan keberanian serta kenekatan penuh, saya pun segera caaaw. Katanya sih acaranya mulai jam 2an, tetapi berhubung saya tahu betul ketenaran CJR seperti apa, maka saya pun berangkat ke sana lebih awal. Sebelum berangkat, saya pake dulu pelindung pelindung badan untuk mencegah terjadinya penghitaman dini. Yaa tau sendirilah, jam2 segitu cahaya matahari menerangi bumi secara ga nyeloooo. 
Sebelumnya, saya jemput dulu teman saya yang dengan keikhlasannya mau menemani saya ke Margo di cuaca sepanas itu. Bener2 ya tuh matahari bikin saya lumayan kejet kejet. Maklum, saya kan cuma rakyat jelata yg mampu pergi ke sana naik motor yg etek etek. Bukannya naik mobil ber-AC.
Setelah jemput teman saya yang bernama Astried -kalo mau follow boleh di @astriedlisam- kita pun langsung caaw ke Margo melalui jalur dalam untuk menghindari polisi. Maklum, saya kan macih kecil, jadi belom punya SIM deh ehehehe <-- ngibul banget

Setelah melawan terjangan matahari dan sinar ultraireng, akhirnya kita sampe juga di Margo sekitar jam setengah 1 an. Pas sampe di dalem Margo, kita bener2 ngerasain surga. Akhirnya kita bisa juga ngerasa nyaman dan sejuk (baca : AC). 

Pas di sana, masih lumayan sepi. Tapi di depan panggungnya udah lumayan lah. Tapi masih belom rame2 banget. Berhubung saya anak yg berpikiran jangka panjang, saya yakin tuh depan panggung pasti bakal rame banget nantinya. Apalagi pas CJR udah dateng. Belom gencet2annya. Belom kegerahannya. Belom capek berdirinya -apalagi tuh acara mulainya kan jam 2- jadinya saya dan Astried memutuskan untuk naik ke lantai 2. Di lantai 2 udh ada beberapa orang yang berdiri, cuma masih sepi banget. Yaaa, langsung deh kita cari tempat yg strategis, yaitu di depan panggung. Nah, dari atas sini kan malah keliatan jelas. Udah gitu bisa duduk di lantai kalo capek. Nah, kalo di bawah, baru mau duduk udh keinjek-injek duluan kali sangking ramenya ahahaha.
Udah sekitar sejaman nunggu, lama2 pegel juga. Akhirnya aku sama Astried memutuskan untuk duduk. Coba aku berdiri di bawah, alih alih mau duduk malah keinjek-injek ujungnya. 
Jam udah mau menunjukkan pukul 2, tapi belom ada tanda2 kalo CJR mau dateng-_- bete. Dan bener aja, ternyata MC nya langsung bilang, "CJR akan tampil nanti pukul setengah 3". Alamaaaak. Bener kan ngaret. Yaudahlah, kita tunggu saja CJR sambil melihat MC2 yg super jayus itu ngelawak *ups keceplosan :p

Sekitar jam setengah 3an, tiba2 MC nya ngomong "Teman-teman, Iqbaal dan Bastiannya udah deket. Makanya buat temen2 yg mau nonton, silahkan masuk aja ke dalem, jangan di depan pintu. Kasian nanti Bastian sama Iqbaal nya gabisa lewat". Beeeeh, langsung deh pd teriak2 heboh. Aku sih stay cool aja. Aku kan cuma mau ngeliat mereka aslinya kayak gimana. Berusaha untuk nggak terlalu fanatik sama mereka. Penggemar biasa yang tidak biasalah ibaratnya (?) HAHAHA. 
Untuk mengatasi ketidak sabaran kita pula, MC itu nyuruh kita kita yg lagi nonton buat nyanyiin salah satu single nya CJR yaitu 'Kamu'. Langsung deh tuh mall penuh dengan lengkingan lengkingan suara dashyat dari syair lagu kamu. 
Engga berapa lama, ternyata Bastian sama Iqbaal dateng. Langsung deh kehebohan terjadi di sana. Penonton yang tadinya terpencar pencar, langsung nyatu di depan panggung dan ngangkat handphone tinggi tinggi buat motoin mereka. Aku juga yg dalam posisi duduk, langsung deh ikutan berdiri demi ngeliat mereka lebih jelas. Sayangnya, temen aku si Astried gabisa diri. Selain dia diserobot, dia juga diapit sama org2 di belakang sama di depannya, semakin mempersulit dia buat berdiri. Mau ga mau, akhirnya dia pun memutuskan untuk menonton sambil duduk. Free puk puk banget yaa temankuuh ;*

Waaah, ternyata pas Bale sama Babas yang duluan dateng -tanpa Aldi dan Kiki- kerusuhan pun terjadi. Penonton yang segitu banyaknya, langsung dorong2an gitu. Seketika itu pula saya merasa beruntung tidak berada di depan panggung. Bisa mati berdiri kali kalo ada di sana-_-
MC berulang kali nyuruh para penonton rusuh itu munduran, tp ga berhasil sama sekali. Dorong2an malah semakin hebat, apalagi pas Babas ngelakuin hal2 yg lucu2. Berulang kali panitia ngancem buat mulangin Babas sama Bale yang berarti mereka gajadi tampil, tetep aja ga berhasil. Cubul banget yaa

Berhubung itu adalah acara promosi keju, Babas yg tadinya di suruh berkreasi membuat roti malah makan roti itu banyak banyak. Begitu juga Bale. Tapi cara makannya Bale lebih kalem daripada Babas. Tapi tetep aja. Jangan2 mereka digaji dan tampil di sana cuma buat makan doang. Enak banget-_- Oh, ya mereka berdua juga didampingi sama mama2 mereka. Mungkin buat ngegantiin posisi Aldi sama Kiki untuk sementara.

Ini waktu mereka bikin roti pake keju Craft

Sambil nunggu Kiki sama Aldi dateng, Babas sama Iqbal di tanya2 gitu dulu. Babas yg rakus gitu makan rotinya, langsung ditanya gitu sama MC nya. 

MC : Bas, kamu biasanya makan roti sehari berapa kali?
Babas : Biasanya sih sehari langsung abis sebungkus roti
MC : Tapi kok badannya kecil sih ga gede2?
Babas : Karena kebanyakan gerak, jadi dagingnya pada ilang2an

Saya pun langsung ngakak seketika. Buseeet deh nih anak. Emang yang bikin rame tuh panggung kayaknya Babas. Asli, anaknya kocak banget. Babas juga nunjukkin kebolehannya yaitu dance shuffle. Berhubung saya ga gitu ngerti shuffle, saya ga ngerti itu gaya keren apa engga._. tapi temen sebelah saya -yang emang dari awal sampe akhir heboh setengah mampus- bilang kalo Babas shufflenya dewa banget. 
Buat sekedar info, Babas aslinya putiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih banget. Sumpaaaah kece banget banget. Walau saya sih masih jatuh hati pada kekecean Iqbal serta senyum berbehelnya. Sueeeer, melting abis ngeliatnya.















Tiba2 kembali terjadi kehebohan di sudut sebelah kiri. Ooooh rupanya Aldi sama Kiki udah dateng. Dan.... astagaaaaaaaaaaaaa mereka ganteng bangeeeeeeeeeeeeeeet>< apalagi Aldi. Yaampun aslinya sumpah ganteng banget. Mukanya bersih. Beda banget sama yang di tivi. Saya pun langsung jatuh cinta sama Aldi. Dengan kekeceannya. Dengan ke coolannya. Huaaaaaaaaaaa *hebohsendiri. 

Setelah mereka dateng suasana penonton pun langsung tambah heboh. Desek2an terjadi tambah heboh. Untung aja yang di atas ga ikut dorong2an. Kalo engga, bisa2 saya mati karena terjun bebas dari lantai 2 ke lantai 1. Ga lucu banget mati karena nonton  CJR live pertama kalinya. 
Oyaa, saya belum nunjukkin kan serame apa di sana. Ini dia foto2nya.




















Yaaa begitulah suasananya. Setelah Aldi dan Kiki dateng, mereka berempat pun langsung berpelukan layaknya teletubbies. Kompak yaaah mereka. Apalagi pas bercanda canda di panggung. Lucu lucu. Belom lagi sebelum tampil buat nyanyi mereka pun berdoa dulu. Aduuuh anak anak kece yg gapernah lupa sama Tuhannya yaa :) Abis doa langsung deh mereka nyebutin yel2 mereka (yg sering liat BTS CJR pasti tau lah).
Mereka juga bawain... emmm... berapa lagu yaa? Lupaaaa-_- maklum daya ingetku kan lemah. Pokoknya seingetku mereka nyanyiin lagu Kamu, Eeaaa, Lima Elang, Laskar Pelangi, Playgirl2 gitu deh pokoknya. Dari band apaaaa gitu kata mereka, maaf yaaa lupaaa *sembahsujud

Abis mereka berpelukan

Aldi sama Kiki baru dateng


Mereka lagi di tany2in sekaligus promosi







Yaaa mereka pun sambil nyanyi sambil nge-host juga. Sepenuhnya acara dipandu sama mereka. Host2 jayus yang memang tidak mendapat perhatian langsung nyingkir gitu aja. Tadinya aku mau ngerekam waktu mereka nyanyi, tp karena suara penonton yg heboh dan bikin suara mereka kedengeran, saya urungkan niat saya itu T.T 





















Di sela2 waktu nyanyi, mereka pun bercanda canda. Dan kayaknya Iqbaal jadi korban deh. Abis dia dicengin gitu sama Kiki sama Babas. Kiki sengaja dorong Iqbaal kepinggir panggung walau ga sampe jatoh, terus juga Kiki pura2 mau ngelempar Iqbaal ke penonton -yang pasti langsung disambut heboh sama penonton. Ada juga pas bagian Babas ngomong gini ke para penonton, "Siapa yang mau bawa Iqbaal pulang?" yg dijawab seruuu sama penonton di sana. Eeeh, langsung di tambah2in sama si Iqbaal "Aku mau kok dibawa pulang sama kalian," tapi suaranya ga gitu kedengeran karena suara penonton yg berisik banget.
Terus juga ada adegan pas bagian Iqbaal pura2 mau ngelempar topinya -yang kembali disambut riuh. Ada lagi yang pas bagian mereka nyuruh penonton buat ga dorong2an -yang kembali tidak membuahkan hasil.

Usaha-usaha mereka :

Babas : Sssssssssssssssssssssssssssssssssst! Ayo semuanya tenang ya, jangan dorong2an. Kalo ga kita pulang nih. Ayo kalian pilih mana? Kalian berisik kita pulang, atau kalian diem kita nyanyi?

Aldi : Ayoo semuanya jangan dorong2an yaaa. Kasian tuh yang di depan udah mau pingsan. Ayo munduran yaaa munduran.

Kiki : Semuanya jangan dorong2an dong. Kasian tuh emas emasnya mukanya udah merah gitu. Ayo tenang yaa tenang.

Aku ga inget Iqbaal ngomong apaan. Tapi yang jelas dia juga nyuruh penontonnya supaya diem. Berhubung suara Iqbaal merdu banget nyaris kecil, jadinya setiap dia ngomong ga gitu kedengeran. Ehehehe. Pissss v^^v
Setelah aku perhatikan, ternyata yang paling cool itu Aldi yaaa. Saat yang lainnya bercanda, dia tetep aja kalem. Babas emang dasarnya kocaak abis, Iqbaal yang dasarnya, aslinya, kece tingkat dewa banget, juga Kiki yang ternyata emang paling dewasa di antara yang lain, juga ga kalah ganteng tentunya di antara yang lain. Tapi rasanya saya mau pindah ke lain hati. Ke Aldi yang kecenyaaaa... waw. Ga nyangka! ahahaha XD tp tetep kok saya cintanya sama Iqbaal :*

Setelah selesai nyanyiin semua lagu, mereka pun langsung bubar sebelum penonton tambah heboh. Seketika panggung langsung sepi mendadak._. kayaknya pd mau minta foto -yang aku yakini gabakalan mereka dapetin. Siapa juga idola yang mau foto sama penonton serusuh itu? Bisa2 babak belur setelah itu. Padahal aku ngarepin loh penonton yang tenang, jadinya kan -belum tentu sih- bisa foto bareng sama mereka. Bonusnya  mereka mau tampil lagi di situ. Huuuuft. Ya nasihat dr aku sih jadi penonton yang kalem2 aja. Ga usah terlalu heboh dan fanatik. Yakin deh idola kita bakalan respect sama kita.

Sekian laporan dari akuuu. Sampai ketemu lagi yuaaaa. Dan semoga aku bisa nonton CJR (secara gratis dan jarak dekat) lagi di lain waktu. Bubyeeee :* ooh ya maaf ya fotonya burem, kan nontonnya dari jarak jauh ^ ^ 

13 Mei 2012

Review I For You

Sinopsis :


Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu....






Yaaaak saudara saudari sebangsa tanah dan sebangsa air. Ini adalah novel Orizuka yang kesekian kalinya yang telah saya beli. Dan perlu saudara saudari ketahui juga, novel kakakku yang satu ini memang tidak pernah mengecewakan>< 

Di novel ini, kak Ori kembali menceritakan tentang kehidupan SMA yang mengharu biru. Perbedaan yang mendasar antara kaum atas (kaya) dan kaum bawah (miskin). Cessa dan Benji, kedua sosok ini digambarkan sebagai tokoh dari kaum atas, yang sudah melabelkan dirinya sebagai Pangeran dan Putri. Kemanapun selalu bersama tanpa pernah terpisahkan. Membuat semua mata memandang mereka iri. Pasangan yang begitu sempurna. Cessa yang cantik dan Benji yang tampan. Benar-benar seperti seorang Pangeran dan seorang Putri. 
Benji, sebagai seorang Pangeran, yang harus selalu menjaga Cessa karena amanat yang sudah dititipkan kepadanya. Menjaga Cessa dari ancaman ancaman yang mungkin dapat melukainya. Melindunginya hingga titik darah penghabisan. Bahkan sampai mengorbankan nyawanya. Seperti Pangeran menjaga seorang Putri. Karena Benji sangat menyayangi Cessa. Cessa yang 'istimewa'.

Sampai akhirnya, Cessa yang 'istimewa' akhirnya meminta untuk bersekolah di sekolah umum, setelah selama beberapa tahun hidupnya ia ber-home schooling. Selama dua tahun bersekolah dan semuanya berjalan normal, hingga akhirnya ia bertemu dengan Surya. Sosok orang miskin yang mampu membuat jantungnya berdebar. Dan seketika itu pula pandangannya terhadap orang miskin pun berubah. Dia yang dulunya membenci orang miskin dan menganggap mereka tak berguna, berubah begitu ia bertemu Surya. Yang membuatnya akhirnya bisa merasakan kehidupan yang sesungguhnya. Kehidupan manusia yang normal, bukan kehidupan istimewa yang selama ini dirasakannya.
Begitu pula dengan Benji, yang akhirnya bertemu dengan wanita yang membuat hatinya luluh. Bulan. Gadis itu, seperti namanya, yang membuat hari harinya yang gelap menjadi bersinar. Membuatnya menyadari, kalau perasaannya ini perasaan cinta yang sebenarnya. Berbeda dengan perasaan yang selama ini dirasakannya pada Cessa. Yang hanya berujung pada perasaan kakak-adik. Tapi tidak pada Bulan.

Tapi perasaan mereka harus berujung pada perpisahan. Surya yang merasa tidak berguna karena selalu ada Benji yang berada di sisi Cessa hingga membuatnya tak bisa melindungi Cessa. Surya merasa, selama masih ada Benji ia tak akan pernah bisa melindungi Cessa. Dan Surya merasa ia tak akan berhubungan khusus dengan seorang wanita yang sudah dilindungi oleh orang lain. Cessa pun harus merasakan patah hati yang luar biasa. Ya, Cessa tak bisa hidup tanpa Benji. Karena mereka memang sudah terikat takdir dan tidak bisa berpisah. Mereka begitu karena suatu alasan dan alasan itu tidak ingin dibaginya pada Surya. Begitu juga dengan Benji yang tidak bisa memberitahu alasan itu pada Bulan karena Cessa tidak mengizinkannya. Dan mereka berempat pun merasa bahwa mereka memang tidak bisa bersatu.

Pada suatu hari, kecelakaan pun terjadi. Cessa mengalami pendarahan hebat di kepalanya. Darahnya mengucur deras tanpa mau berhenti. Dan Surya pun menyadari kalau Cessa terkena penyakit Von Willebrand Disease. Penyakit yang dikenal dengan hemofilia. Penyakit yang darahnya sukar untuk membeku sehingga darahnya yang mengucur tak kunjung berhenti. Padahal lukanya hanya sepanjang 3 cm.  Potongan-potongan puzzle pun akhirnya tersambung di otak Surya, menjawab semua pertanyaan yang selama ini dipertanyakannya. Cessa tampak selalu lelah dan tidak pernah berolahraga. Cessa selalu makan bubur bayi. Saat makan malam di rumah Surya, Benji pun melarangnya untuk makan emping. Cessa tidak bisa makan makanan yang keras karena takut akan melukai mulutnya dan mengalami pendarahan hebat seperti ini. Karena golongan darah Cessa termasuk langka, dan Benji adalah salah satu orang yang memiliki golongan darah itu hingga membuatnya tak bisa berpisah dari Cessa barang sedetikpun. Karena Benji lah satu-satunya orang yang bisa mendonorkan darahnya kepada Cessa. Benji lah yang bisa menyelamatkan Cessa dan menjaganya untuk tetap hidup. Seketika itu pula, Surya merasa menjadi orang paling bodoh dan tidak berguna.
Cessa yang merasa tidak pantas berada di dekat Surya pun, akhirnya berusaha menjauhkan diri. Tapi tidak begitu yang takdir inginkan. Takdir akhirnya mempertemukan kembali saat mereka kuliah di universitas yang selama ini mereka cita-citakan. Surya berhasil mengubah kehidupannya dan menjauhkannya dari kemiskinan. Sementara Cessa, berhasil masuk di universitas impiannya dan hidup mandiri dengan penyakitnya. Ia tetap bisa hidup normal. Dan akhirnya mereka pun saling menyadari sesuatu. Surya menyadari bahwa  Cessa adalah satu dari sejuta untuknya, sedangkan Cessa menyadari bahwa Surya adalah pangeran untuknya. Yang akan selalu ada untuknya. Begitu juga dengan Bulan dan Benji. Benji yang sudah diminta Cessa untuk membiarkannya hidup mandiri, akhirnya memutuskan untuk melindungi Bulan dan menjaganya seperti Pangeran menjaga Putrinya.


Keren banget kok ceritanya. Jadi buat temen2 gabakalan nyesel deh buat beli novel ini. Novel setebal 380 halaman dan dengan harga 47.000 ga akan mengecewakan deh. Seruuuuuuuuuu! Ga bakal bosen dan di tiap lembarnya menghipnotis kita untuk terus membacanya. So, gamau kan jadi ketinggalan jaman karena gabaca novel ini? HAHAHA :D




up