13 Mei 2012

Review I For You

Sinopsis :


Suatu hari dalam hidupku, kau dan aku bertemu. Masih jelas di ingatanku sosokmu yang memukauku. Lidahku jadi kelu, mulutku terkatup rapat karena malu. Setiap malam, bayangmu menari-nari dalam benakku.

Ada sejuta alasan mengapa aku begitu memujamu. Kau menyinari relung gelap hatiku. Kau satu-satunya orang yang ingin kurengkuh. Kau yang bertanggung jawab atas segala rindu. Kau adalah yang teristimewa bagiku.

Tanda-tandanya sudah jelas: aku menyukaimu. Tetapi, bagaimana caranya untuk mendekatimu? Kau begitu jauh, sulit kuraih dengan jari-jemariku.

Dan semakin lama, aku mulai menyadari satu hal. Bahwa kau dan aku mungkin ditakdirkan tak bisa bersatu....






Yaaaak saudara saudari sebangsa tanah dan sebangsa air. Ini adalah novel Orizuka yang kesekian kalinya yang telah saya beli. Dan perlu saudara saudari ketahui juga, novel kakakku yang satu ini memang tidak pernah mengecewakan>< 

Di novel ini, kak Ori kembali menceritakan tentang kehidupan SMA yang mengharu biru. Perbedaan yang mendasar antara kaum atas (kaya) dan kaum bawah (miskin). Cessa dan Benji, kedua sosok ini digambarkan sebagai tokoh dari kaum atas, yang sudah melabelkan dirinya sebagai Pangeran dan Putri. Kemanapun selalu bersama tanpa pernah terpisahkan. Membuat semua mata memandang mereka iri. Pasangan yang begitu sempurna. Cessa yang cantik dan Benji yang tampan. Benar-benar seperti seorang Pangeran dan seorang Putri. 
Benji, sebagai seorang Pangeran, yang harus selalu menjaga Cessa karena amanat yang sudah dititipkan kepadanya. Menjaga Cessa dari ancaman ancaman yang mungkin dapat melukainya. Melindunginya hingga titik darah penghabisan. Bahkan sampai mengorbankan nyawanya. Seperti Pangeran menjaga seorang Putri. Karena Benji sangat menyayangi Cessa. Cessa yang 'istimewa'.

Sampai akhirnya, Cessa yang 'istimewa' akhirnya meminta untuk bersekolah di sekolah umum, setelah selama beberapa tahun hidupnya ia ber-home schooling. Selama dua tahun bersekolah dan semuanya berjalan normal, hingga akhirnya ia bertemu dengan Surya. Sosok orang miskin yang mampu membuat jantungnya berdebar. Dan seketika itu pula pandangannya terhadap orang miskin pun berubah. Dia yang dulunya membenci orang miskin dan menganggap mereka tak berguna, berubah begitu ia bertemu Surya. Yang membuatnya akhirnya bisa merasakan kehidupan yang sesungguhnya. Kehidupan manusia yang normal, bukan kehidupan istimewa yang selama ini dirasakannya.
Begitu pula dengan Benji, yang akhirnya bertemu dengan wanita yang membuat hatinya luluh. Bulan. Gadis itu, seperti namanya, yang membuat hari harinya yang gelap menjadi bersinar. Membuatnya menyadari, kalau perasaannya ini perasaan cinta yang sebenarnya. Berbeda dengan perasaan yang selama ini dirasakannya pada Cessa. Yang hanya berujung pada perasaan kakak-adik. Tapi tidak pada Bulan.

Tapi perasaan mereka harus berujung pada perpisahan. Surya yang merasa tidak berguna karena selalu ada Benji yang berada di sisi Cessa hingga membuatnya tak bisa melindungi Cessa. Surya merasa, selama masih ada Benji ia tak akan pernah bisa melindungi Cessa. Dan Surya merasa ia tak akan berhubungan khusus dengan seorang wanita yang sudah dilindungi oleh orang lain. Cessa pun harus merasakan patah hati yang luar biasa. Ya, Cessa tak bisa hidup tanpa Benji. Karena mereka memang sudah terikat takdir dan tidak bisa berpisah. Mereka begitu karena suatu alasan dan alasan itu tidak ingin dibaginya pada Surya. Begitu juga dengan Benji yang tidak bisa memberitahu alasan itu pada Bulan karena Cessa tidak mengizinkannya. Dan mereka berempat pun merasa bahwa mereka memang tidak bisa bersatu.

Pada suatu hari, kecelakaan pun terjadi. Cessa mengalami pendarahan hebat di kepalanya. Darahnya mengucur deras tanpa mau berhenti. Dan Surya pun menyadari kalau Cessa terkena penyakit Von Willebrand Disease. Penyakit yang dikenal dengan hemofilia. Penyakit yang darahnya sukar untuk membeku sehingga darahnya yang mengucur tak kunjung berhenti. Padahal lukanya hanya sepanjang 3 cm.  Potongan-potongan puzzle pun akhirnya tersambung di otak Surya, menjawab semua pertanyaan yang selama ini dipertanyakannya. Cessa tampak selalu lelah dan tidak pernah berolahraga. Cessa selalu makan bubur bayi. Saat makan malam di rumah Surya, Benji pun melarangnya untuk makan emping. Cessa tidak bisa makan makanan yang keras karena takut akan melukai mulutnya dan mengalami pendarahan hebat seperti ini. Karena golongan darah Cessa termasuk langka, dan Benji adalah salah satu orang yang memiliki golongan darah itu hingga membuatnya tak bisa berpisah dari Cessa barang sedetikpun. Karena Benji lah satu-satunya orang yang bisa mendonorkan darahnya kepada Cessa. Benji lah yang bisa menyelamatkan Cessa dan menjaganya untuk tetap hidup. Seketika itu pula, Surya merasa menjadi orang paling bodoh dan tidak berguna.
Cessa yang merasa tidak pantas berada di dekat Surya pun, akhirnya berusaha menjauhkan diri. Tapi tidak begitu yang takdir inginkan. Takdir akhirnya mempertemukan kembali saat mereka kuliah di universitas yang selama ini mereka cita-citakan. Surya berhasil mengubah kehidupannya dan menjauhkannya dari kemiskinan. Sementara Cessa, berhasil masuk di universitas impiannya dan hidup mandiri dengan penyakitnya. Ia tetap bisa hidup normal. Dan akhirnya mereka pun saling menyadari sesuatu. Surya menyadari bahwa  Cessa adalah satu dari sejuta untuknya, sedangkan Cessa menyadari bahwa Surya adalah pangeran untuknya. Yang akan selalu ada untuknya. Begitu juga dengan Bulan dan Benji. Benji yang sudah diminta Cessa untuk membiarkannya hidup mandiri, akhirnya memutuskan untuk melindungi Bulan dan menjaganya seperti Pangeran menjaga Putrinya.


Keren banget kok ceritanya. Jadi buat temen2 gabakalan nyesel deh buat beli novel ini. Novel setebal 380 halaman dan dengan harga 47.000 ga akan mengecewakan deh. Seruuuuuuuuuu! Ga bakal bosen dan di tiap lembarnya menghipnotis kita untuk terus membacanya. So, gamau kan jadi ketinggalan jaman karena gabaca novel ini? HAHAHA :D



4 komentar:

Azizah Ananda mengatakan...

Aih lengkap banget reviewnya yoss. hehe
novelnya kak ori emang selalu keren! pengen beli, tapi belum ada money. hhh its about a money money money~

yossyozy mengatakan...

ahahahaha XD
iya emang dia mah jago banget kalo bikin novel. perlu aku transfer zhi duitnya? :p *sok kaya

Outbound di Malang mengatakan...

salam gan ...
menghadiahkan Pujian kepada orang di sekitar adalah awal investasi Kebahagiaan Anda...
di tunggu kunjungan balik.nya gan !

nur gesfam mengatakan...

ka orizuka merupakan novelis favorit saya.. apalagi novel yang satu ini. benar-benar keren.. tidak menyangka dengan ending nya saya kira akan sad ending eh ternyata happy ending juga.. hidup ternyata tak harus selalu tentang bahagia.. meskipun kita orang kaya tak akan cukup untuk bisa bahagia.. tokoh surya di dalam novel ini memberi semangat bahwa orang tak punya bisa menjadi orang yang sukses karena otak pintar dan kerja keras.









Numpang promo ya jangan lupa juga buat berkunjung ke blog saya:
obat kista tradisional.
obat pelangsing herbal
terimakasih sebelumnya


up