6 Mar 2011

Cinta dalam Diam

Cinta... cinta... cinta
Cinta yang bisa terus dikatakan dalam hati, tetapi tidak pernah bisa terungkapkan lewat mulut kecil ini
Cinta yang bukan hanya sekedar kagum
Cinta yang bukan sekedar menyayangi
Cinta ini adalah cinta
Cinta yang berasal dari ketulusan hati terdalam
Cinta yang bahkan tak seorangpun tahu
Cinta yang terkunci di bilik hati tersembunyi, cinta yang menyimpan banyak rasa sakit
Namun tetap saja, cinta ini tak akan hilang walau ditelan lautan bahkan diterjang ombak
Cinta ini akan tumbuh subur di dalam kediamannya
Cinta ini bagaikan pelita tanpa minyak, yang tak akan pernah memunculkan sinarnya
Cinta ini adalah bayanganmu
Bayangan yang akan selalu menjagamu dan selalu berada di sisimu
Takkan pernah hilang jika cahaya menyinarinya
Cinta ini akan selalu ada
Walau hanya bisa terungkapkan dalam diam


3 Mar 2011

First Award :DDD


Jeng... jeng... jeng... terimakasih saya panjatkan kepada Ananda Zhi yang telah mempercayakan saya untuk dapat menerima award ini <--- oke, ini lebai 
tapi, makasih banget buat Zhi yang udah mau ngasih award ini ke saya. padahal, masih banyak bintang serta burung-burung di langit yang sebenarnya jauh lebih patut untuk mendapatkan award ini. tapi award ini nyatanya diberikan kepada saya. sekali lagi terima kasih yaa :D
berhubung saya ga ngerti apa2 tentang award dan karena ini juga award pertama saya, saya jadi gatau harus berkata apa-apa lagi karena terlalu seneng :') <--- oke, ini kelebayan saya yang kedua
sekali lagi makasih ya Zhi! I LOVE YOU :*


27 Des 2010

Our Story



Masa SMA..
Masa yang selalu disebut sebagai masa yang paling indah..
Tapi tidak bagi anak-anak SMA Budi Bangsa..

SMA Budi Bangsa adalah sebuah SMA di pinggiran ibukota..
Yang terkenal dengan sebutan SMA pembuangan sampah..
Karena segala jenis sampah masyarakat ada di sana..

Preman.. pengacau... pembangkang... pembuli... pelacur

Masuk dan pulang sekolah sesuka hati..
Guru-guru honorer jarang masuk dan memilih mengajar di tempat lain..
Angka drop out jauh lebih besar daripada yang lulus.

Sekilas, tidak ada masa depan bagi anak-anak SMA Budi Bangsa, bahkan jika mereka menginginkannya..

Masa SMA bagi mereka hanyalah sebuah masa suram yang harus segera dilewati..

Supaya mereka dapat keluar dari status 'remaja' dan menjadi 'dewasa'. Supaya tak ada lagi orang dewasa yang mengatur mereka.. Supaya mereka akhirnya bisa didengarkan..

Ini adalah cerita mereka.

^0^

"Keluarga adalah pondasi, sekolah adalah atap, dan sahabat adalah dindingnya. An unforgetable school story."
(Nita Trismaya-pengajar, cerpenis, penulis novel Yelloveflies & Sweet Edelweiss)

"Satu kata, magnificent! Ceritanya benar-benar SMA jaman sekarang yang kurang peduli pada pendidikannya. The best."
(Nisa Ayu Andani-pelajar SMAN 6 Bogor)

^0^

Menurut aku pribadi, cerita ini luar biasa KEREN! Setiap kalimatnya membuat kita kepengen baca, baca, dan baca terus. Kita juga dibuat penasaran dengan cerita akhirnya. Dan di ending, membuat kita terharu dan mengingat perjuangan seseorang di dalam novel itu.
Emosi terharu, senang, bangga, sedih, kecewa, juga tergambar jelas di novel ini serta membuat kita turut merasakan apa yang tokoh-tokoh di sini rasakan. 
Walau theme nya agak dewasa, tapi tetep aja asyik buat dibaca. Penulis yang dikenal dengan nama Orizuka ini selalu membuat karya-karya yang unik. Tidak hanya tentang percintaan. Tapi juga perjuangan hidup serta persahabatan. 
Novel ini juga mengingatkan kita untuk selalu mensyukuri nikmat yang ada. Seperti diakhir cerita novel ini, walau mereka semua hanyalah seonggok 'sampah', tapi mereka mampu di daur ulang kembali dan berhasil menjadi apa yang mereka inginkan. Bukan apa yang telah mereka dapatkan. 
Di novel ini juga tentunya terdapat kisah cinta yang memang populer di kalangan remaja. Namun, cinta di dalam novel ini lebih tulus, lebih dewasa, dan menerima apa adanya dan bukan pada ada apanya.
Dikisahkan pula, seburuk apapun seseorang layak mendapatkan sebuah kebahagiaan. Walau hanya setitik, namun sangat berarti bagi seseorang yang membutuhkannya. Karena, sekecil perbuatan, sebesar dunia hasilnya.

                                                                                                                                      
                                                                                                                                              

up