31 Okt 2010

gombal is the best^^

buat kamu yang kepengen banget ngegombalin cowok, cewek, pembantu, supir, tukang kebun, atau apanya kamu, yang penting sih masih manusia *untuk merayu setan dan binatang jangan menggunakan jurus ini*, disinilah tempatnya.
kamu bisa bikin hati mereka -yang pengen kamu gombalin itu melelehi hatimu. tentu aja ini semua adalah copas dari mana-mana. dan bukan hasil karya aku sendiri karena aku bukan tipe orang yang suka ngegombal tapi suka digombalin. hoho. 
dan tentunya bakalan bikin kamu semakin berlope-lope ria. MySpace

gombal's word :

  • setiap hari aku nungguin bintang di langit. tapi yang muncul selalu aja bulan. please deh, kamu jangan nyembunyiin bintang itu di mata kamu, kasihan kan bulannya sendirian.


  • kamu itu kalo aku ibaratkan kayak kabel telanjang, karena setiap aku pegang, hatiku selalu saja kesetrum.


  • kalo kamu kesepian dan butuh aku di negeri CINA, aku akan selalu bersedia untuk jadi T yang menemanimu, dan kita buat menjadi negeri CINTA.


  • aku mau banget mengganti namaku jadi AMIN, supaya selalu kamu sebut di dalam setiap doamu


  • aku rela berakit ke hulu, asal berenang ke tepiannya bareng kamu


  • aku rela gantiin malin kundang jadi batu, asal dikutuknya sama kamu seorang


  • asal kamu tahu, candi borobudur menghilang dari 7 keajaiban. tapi sekarang, sudah ada kamu yang menjadi 7 keajaiban di hatiku.


  • aku tahu, kamu tuh paling gak bisa yang namanya masak. karena kamu selalu gagal kalau memasak. kayak waktu itu, aku minta dibikinin sayur asem, tapi malah jadi sayur manis di tangan kamu.


  • kalo setiap saat aku kangen sama kamu, lama-lama aku dilantik deh jadi personil kangen band.


  • aku dan kamu diibaratkan seperti jakarta dan banjir, sulit banget buat dipisahkan.




huaaaaaaaah, pegel juga ngetiknya, tapi seru dan bikin aku senyum-senyum sendiri. naah sekali lagi, ini hanyalah copasan.
oyaaa, selamat hari bergombal-gombal ria.^^

30 Okt 2010

Indonesia (kembali) Berduka

Teriakan kembali mengguncang bumi pertiwi ini
Teriakan dari para mahkluk-Mu yang selalu membumbui bumi ini dengan dosa
Teriakan yang menandakan bahwa sesuatu yang menyeramkan terjadi
Teriakan yang membuat air mata berderai

Bumi ini kembali marah
Bumi ini kembali mengamuk
Bumi ini kembali kesal
Untuk kesekian kalinya

Tsunami, gempa bumi, gunung meletus, banjir
Beberapa bencana yang membuat kami harus mengeluarkan cairan bening dari mata kami
Kami tahu apa yang sedang terjadi
Bumi sudah semakin menua

Mungkin, bumi sudah tidak mampu lagi menanggung dosa kami
Hingga terus bergetar, menghancurkan segala sesuatu yang ada di sekitarnya
Entah kapan bumi ini dapat bertahan
Untuk tetap terus tegak berdiri di alam semesta ini

Kami kembali mahkluk-Mu hanya bisa berdoa
Terkadang, berdoa hanya jika kami butuh
Memohon saat kami mulai terjepit
Meminta saat kami tak berdaya

Tapi, seperti yang Engkau ketahui, kami bukanlah mahkluk sempurna seperti-Mu
Kami hanyalah mahkluk yang selalu saja membuat-Mu dan alam ini kesal
Untuk itu, kami hanya meminta satu permohonan padamu
Jangan buat alam ini hancur, karena hanya bumi inilah tempat kami dapat tinggal satu-satunya

~~~~~

TURUT BERDUKACITA ATAS BENCANA YANG MENIMPA MENTAWAI, MAGELANG, PAPUA, DAN SEKITARNYA MySpace
Tsunami di Mentawai, Sumatera Barat
Korban Tsunami di Mentawai, Sumatera Barat




Gunung Merapi, Magelang

Korban Gunung Merapi, Magelang

22 Okt 2010

Diary Derita-nya





 Andara memandang ke luar jalanan yang tengah ditetesi oleh air hujan. Matanya terus menatap kearah hujan itu, kosong. Dan seperti sebelum-sebelumnya, air matanya segera mengalir di pipinya untuk ke sekian kalinya. Dan seperti sebelum-sebelumnya pula, ia segera menghapus air matanya.
 Andara segera mengalihkan perhatiannya pada sebuah buku berwarna hitam yang terletak di atas mejanya. Dengan langkah perlahan, ia mendekati buku itu. Tatapannya terus terarah pada buku itu. Hatinya kembali tergores. Rasa sakit yang terus menghampiri hatinya tetap saja tak mau hilang.
 Dengan tangan bergetar, Andara mengambil buku itu. Dengan hati-hati, ia membuka lembar demi lembar dari kertas yang sudah penuh dengan tinta hitam yang timbul tenggelam.


Bersamamu kurasakan bahagia yang begitu dalam. Tapi sayang, rasa bahagia itu tak akan bertahan lama. Penyakit ini sudah meracuni tubuhku dan membuatku tak bisa hidup seperti anak normal lainnya. Aku benci keadaan ini!

 Air matanya segera mengalir. Sudah lama ia tak membuka buku pemberian Rio ini. Isinya terlalu sakit untuk dibaca. Dan Andara, tak sanggup melakukannya. Apalagi pada kalimat ini. Andara mampu merasakan kebencian Rio saat menulis kalimat ini.
 Andara membuka lembar berikutnya. Walau tangannya sudah gemetar tak karuan, tapi ia masih ingin menjadi saksi hidup Rio di buku ini.


Orang tua bejat itu datang padaku dengan beruraian air mata. Apa yang sebenarnya mereka pikirkan? Mengambilku… lalu membuangku? Kalian pikir aku ini apa? Sebuah mainan yang bisa kalian ambil dan buang seenaknya?


 Andara jatuh terduduk di lantai. Diary itu sudah mengungkapkan salah satu penderitaan Rio dari sekian penderitaannya. Rasa penyesalan Andara kembali muncul. Ia kembali membuka halaman berikutnya.


Sudah berulang kali aku menyuruhnya untuk menjauhiku. Sudah berulang kali pula kumuntahkan cacian dan makian padanya. Tapi apa? Dia terus datang padaku dengan senyuman malaikatnya. Oh… saat itu, aku sempat berharap kalau aku tak mempunyai penyakit bodoh ini yang bisa membuatku menjauh darinya.

 Andara tersenyum membaca isinya. Ia ingat saat Rio terus mencoba untuk menjauhi dirinya. Dengan cara memfitnah dirinya, dengan cara mengatakan hal-hal bodoh seperti mengatakan bahwa Rio adalah seorang guy dan sebagainya.
 Awalnya Andara percaya akan itu semua. Tapi kelamaan, Andara tahu bahwa Rio hanyalah seorang pembohong dan tidak mempercayai itu semua dan kembali dekat dengan Rio.
 Andara pikir, Rio adalah seorang anak yang sedang cari perhatian karena memang tak pernah mendapat kasih sayang dari siapapun. Tapi ternyata, alasannya lebih dari itu.
 Andara kembali membuka lembar berikutnya.


Ya, sekarang aku kembali ke rumah orang tuaku berkat bujukan Anda, sponge-bob ku. Aku menamainya sponge bob karena ia seperti film sponge bob yang selalu membuatku ceria dan bahagia. Aku bahagia saat ini karena adanya sponge bob ku. Bukan karena orang tuaku.


 Tubuhnya sudah melemas. Ia tahu persis itu isi dari buku itu. Tapi entah mengapa, tangannya terus saja membuka lembar demi lembar dari buku itu. Tangannya seakan terhipnotis oleh kekuatan dari buku itu.


Aku memutuskan untuk memiliki gadis itu dengan memilihnya sebagai pacarku. Egois memang, karena aku memilihnya di saat penyakitku sedang parah. Aku memang ingin terus berada di sampingnya di sisa-sisa hidupku yang sudah penuh dengan penderitaan. Apalagi saat orang tuaku kembali membuangku karena kekayaan mereka sudah kembali. Rupanya, mereka mengambilku hanya supaya mereka mendapat dana lebih dari pemerintah. Cih… orang tua macam apa mereka? Kenapa Tuhan begitu tega menitipkanku di kandungan mereka?


Aku juga memutuskan untuk memberitahu semuanya pada Anda. Aku sudah siap menerima semuanya, bahkan ditinggal oleh Anda. Dan ternyata, semua itu benar, Anda memutuskan hubungannya karena penyakitku yang nista itu. Ia bahkan tak mau mendengarkan penjelasanku darimana aku memiliki penyakit itu. Haha…. Aku begitu bodoh merasa bahwa Anda akan menerimaku apa adanya. Ia sama seperti yang lainnya. Dan berkat pemikiranku itu, aku jadi lebih tertutup. Tertutup pada siapapun. Tertutup pada apapun. Sangat tertutup.


Penyakit ini terus saja menggerogoti tubuhku. Sakit menerimanya. Aku tak kuat. Merintih, mengaduh, hanya itu yang bisa kulakukan. Tak ada yang menemaniku di sisa-sisa hidupku ini. Bahkan Anda yang sekarang malah menatapku dengan tatapan yang seolah mengatakan bahwa aku adalah sampah. Ya, penyakit ini adalah penyakit nista dan hanya orang-orang busuk yang memilikinya. HIV. Inilah penyakit sampah itu. Penyakit yang membuat kebahagiaan diriku menjauh.


Aku terus mengerang kesakitan di kamar dengan suara tertahan. Sendirian. Penyakit ini yang membuat hidupku terus menderita. Penyakit yang kudapatkan dari orang tuaku. Orang tua bejat itu. Orang tua yang selalu kuakui sebagai orang tua, tapi tak pernah menunjukan diri mereka sebagai orang tua. Ya Tuhan… adakah beban hidup lain yang harus ku panggul selain ini? Apa bebanku masih kurang?


Rumah sakit. Sepertinya tempat ini menjadi tempat kunjungan terakhirku. Rasa sakit yang menyiksa tubuhku sudah tak dapat kutahan. Jeritan, tangis, teriakan, auman, bahkan serentetan doa tak mampu mengusir rasa sakit ini. Tuhan… apakah kau belum puas menyiksaku? Apakah Kau lebih suka menyiksaku daripada mengambilku dari dunia yang kelam ini? Apa kau suka melihatku begitu menderita? Pertanyaan-pertanyaan tak terjawab terus berkelabat di benakku.


Mata itu. Mata yang selalu aku nantikan, hadir di depanku. Memberiku secercah harapan untuk tetap hidup. Tapi… mata itu tak lembut seperti dulu. Mata itu berubah. Mata itu terus menatapku dengan tatapan jijik. Tapi tetap saja, aku suka melihat mata ini. Mata milikmu, Andara Anggraeni.


Aku merasa kalau ini adalah akhir dari hidupku. Memang, sakitku sudah mulai mereda, tapi tetap saja aku merasa kalau Tuhan sudah menyuruhku duduk di pangkuannya.

Aku sudah melihat sekeliling. Tak ada orang yang menemaniku sama sekali. Padahal, kantuk ini sudah sangat parah. Aku ingin secepatnya memejamkan mata. Tapi, aku ingin ada seseorang yang menemaniku di saat kematianku. Khususnya kehadiran Anda, yang masih belum tahu hal yang sebenarnya tentang penyakitku. Yang masih salah paham dan tak mau lagi mendekatiku. Asal kau tahu Andara, aku bukan lelaki nakal.

Nihil. Sudah setengah jam aku menunggu disini, tapi tak ada seorangpun yang datang untuk mengunjungiku. Kasihan sekali nasibku. Hidup sendiri, di saat akhir hidupku pun sendiri. Haha.

Mungkin, aku akan menitipkan diary deritaku ini pada Andara. Setidaknya, saat aku tiada nanti, ia bisa memaafkanku atas penyakitku. Dan yang paling aku inginkan, ia bisa tahu semua tentangku. Tentang perasaanku.


 Andara menjatuhkan buku itu ke lantai. Penyesalan kembali datang menyelimutinya. ia merasa kalau ia adalah orang paling kejam di dunia. Ia meninggalkan Rio hanya karena suatu alasan yang sebenarnya ia juga tak mau menerimanya.
 Andara sebenarnya sudah tahu kalau penyakit Rio itu memang datang dari orang tuanya. Karena sesaat setelah Rio meninggal, orang tua Rio langsung meninggal karena memang penyakit yang menggerogotinya. Tapi ternyata, membaca diary ini jauh lebih membuatnya sedih, kehilangan, dan yang terpenting menyesal.
 Penyesalan memang selalu datang belakangan. Dan ia berjanji akan menebus kesalahannya dengan membuat semua orang yang terkena penyakit mematikan itu merasa sangat bahagia di sisa-sisa hidupnya dengan menjadi perawat. Ia tak ingin banyak Rio-Rio lain di dunia ini yang baik hidup atau mati terus saja menderita.
 Dengan tangan bergetar, Andara mengambil buku yang tertulis berbagai penderitaan itu dan memeluknya. Ia berjanji akan menjaga buku itu dan tak akan melepaskannya, walau ia telah melakukan itu pada pemiliknya. Tapi Andara berjanji, tak akan melakukan itu pada kenangannya.
 Andara menghapus air matanya. Ia menatap keluar jendela. Langit sudah bersih dan bersinar. Mungkin seperti Rio saat ini yang sudah bahagia di sana. Memang, ia sangat pantas di sana. Dunia tak membawa kebahagiaan untuknya, tapi Andara yakin, Tuhan pasti menempatkan Rio pada sisi terbaiknya.
 “Anda,” panggil seseorang yang sudah berdiri di balik pintu.
 Andara menoleh setelah sebelumnya meletakkan buku itu di sebuah kotak yang ia beri nama ‘istimewa’.
 “Hei, Alan,” sapa Andara balik sambil mendekati laki-laki itu. “Sudah lama kamu di sini?”
 Alan menggeleng lalu mengikuti Andara yang segera keluar dari kamarnya. “Belom, kok. Baru aja. Oh, ya, hari ini Cinta melahirkan bayinya. Dan hebatnya, bayi itu tak terkena HIV seperti ibunya. Sungguh hal yang sangat luar biasa!”
 “Oh ya?! Bagaimana bisa?!” seru Andara senang. Tak percaya. Bagaimanapun HIV adalah penyakit turunan.
 “Aku juga tak tahu,” jawab Alan sambil tersenyum. “Oh, ya, Anda. Mengenai pernyataan cintaku… Bagaimana jawabanmu?”
 Andara tersentak. Wajahnya langsung memerah. Kopi yang tadinya mau diberikan pada Alan pun malah dibiarkannya melayang di udara.
 Waktu itu, Alan menyatakan cinta padanya, tapi Andara masih bingung sehingga ia mengundur jawaban itu hingga hari ini. Tapi sampai hari ini, ia belum tahu apa keputusannya. Ia juga tak mau mengambil keputusan secara gegabah. Ia tak mau menyesal lagi.
 “Aku… tidak tahu,” lirih Andara sambil membayangkan sosok Rio.
 Alan lalu tersenyum sambil mengusap rambut Andara. “Tak usah bertampang sedih begitu. Aku ngerti, kok. Nggak usah di jawab cepet-cepet. Aku akan selalu menunggu kamu.”
 Andara bernafas lega. “Syukurlah. Oh, ya, kamu mau kan menemani aku ke kuburan?”
 “Tentu saja. Memang, itu kuburan siapa? Kamu selalu memintaku untuk menemaniku ke sana, tapi kamu tak pernah memberitahuku itu siapa,” Tanya Alan dengan raut wajah penasaran.
 “Dia adalah malaikatku,” jawab Andara singkat meninggalkan Alan yang hanya menatap Andara bingung.
 Alan pun tersentak, merasa ditinggalkan oleh teman kuliahnya itu. “Anda! Tunggu!” panggil Alan lalu mengejar Anda dan menyamai langkahnya.

^0^
THE END~










16 Okt 2010

Bete's day

di hari ini aku ngikut kedua orang tuaku buat menghadiri pernikahan dini yang dilakukan sodaraku. sebenernya, nggak pernikahan dini juga sih. hehe. 

sebenernya, aku dateng juga bukan dengan kerelaan hati. aku dateng karena aku bertugas sebagai mizdinar. mizdinar adalah sebutan bagi anak-anak remaja yang sudah menerima sakramen baptis dan komuni pertama di agamaku.. untuk lebih jelasnya, search ajaa ya di bapak google. wkwk. 
tugas mizdinar adalah tugas yang paling aku suka,,, karena terjamin ga bakalan bosen sewaktu misa di gereja. dan konon kabarnya, kalau melaksanakan tugas mizdinar dalam misa perkawinan, bisa dapet duit. lumayan kan tuh, buat biaya kehidupan sehari-hari. hahahahhaa. MySpace

akhirnya, aku, adekku, dan my dad, berangkat menuju gereja menggunakan jet yang bermerek espass. dan kita sampe di sana dengan keadaan masih sepi, tapi nggak kayak di kuburan kalo malem-malem juga.
setelah itu, aku dan adekku langsung menuju ke ruangan mizdinar di gereja yang diberi nama GONZAGA. di dalem sana, ternyata udah ada nandes sama kak feli yang merupakan partner mizdinar aku dan adekku. karena aku nggak begitu akrab dan nggak mau akrab sama mereka,,, jadinya aku sama adekku langsung pake baju mizdinar yang ternyata lebih bagus daripada baju mizdinar yang ada di gerejaku... niatnya mau pake baju itu sembari foto, lumayan, buat kenang-kenangan... tp berhubung ada nandes dan kak feli di situ, aku gajadi foto. gengsi lah yaaawww. hehe. MySpace

setelah menunggu selama setengah jam, 30 menit, 359 detik, akhirnya acara pun di mulai. aku dan adekku ngerasa kayak bintang hollywod begitu kita keluar dari sakristi langsung di sambut banyak kamera dan lampu-lampu. pengennya sih da-da-da-da kayak foto model, tp ga mungkinlah.
selama tugas, aku banyak banget kesalahan. maklum, aku kan belom pernah ikut misa perkawinan sebelumnya, jdnya ya.... gitu deh. males ngungkapinnya. 

singkat cerita... akhirnya misa pun selesai. dan kita berempat di kasih amplop yang setelah aku terawang isinya adalah duit. dengan rasa deg2an, aku buka tuh amplop. krek.... tutup amplopnya kebuka... jantung aku berhenti... tapi kemudian berdetak lagi pas ngeliat ada duit sebesar 50 ribuuuu! horeeeeeeeeeeeee! aku pun ngerasa kayak terbang di langit ketujuh. hihi. MySpace

singkat cerita lagi, aku dan keluarga besarku langsung menuju ke gedung. di dalem mobil,,, perutku udah muter-muter ga karuan. muaaaaaaaaaaaal banget MySpace rasanya pengen banget muntah,,, tapi ga enaklah,,, masa muntah di mobil orang. alhasil, aku nahan rasa mual yang mirip kayak orang hamil itu. sumpaaaaaaaaah, aku udah kayak mau mati beneran. MySpace

di dalem gedung, perutku beneran udah ga bisa di ajak kompromi. mau duduk, tapi ga ada tempat duduk. penuh semua. sempet aku membayangkan, saat2 terindah di rumah.

aku pun celingak-celinguk mencari tempat duduk karena kesehatanku udah bener-bener menurun. dan mamaku nyaranin buat duduk2 aja di luar, ya udah, aku sama adekku duduk di luar deh. lumayan... daripada di dalem, udah sesek, panas lagi, mendingan di luar sepi, tp panas juga sih. hehe.

di luar sana,,, adekku menemukan cinta pertamanya... dan aku hanya bisa memandanganya dengan iri.. betapa beruntungnya adikku.














setelah adikku asyik berpacaran sembari maen bola, akhirnya, aku dan adikku pun memutuskan untuk makan. berhubung perutku belom asyik buat di ajak gahooool, akupun memutuskan untuk tidak memakan nasi dan lebih memilih makan camilan yang ada di sana...



karena orang-orang yang rakus dan kelaperan gara2 belom di kasih makan selama seminggu lamanya, aku dan adekku pun cuma bisa makan 2 jenis makanan. yaitu,,, buah sama cream soup.
















ooo, yaaa, mau special thanks juga buat cream soup.. berkat dirinya, perutku jadi agak mendingann.. pokoknyaa thanks banget buat cream soup, jasamu gak akan pernah kulupakan. MySpace

setelah puas dengan hidangan yang cuma dikit gara2 keabisan, aku sama adekku udah ngebet kepengen pulang. tp sayang, mama dan papaku masih sibuk di sana. jadinya, aku sama adekku pulang naik angkot deh gara2 kecapekan. 

akhirnya... sesuatu yang diidamkan pun dateng juga... aku sampaai di HOME SWEET HOMEE! aku bahagiaaaaaaaaaa bangeeet. apalagi pas ngeliat kasurku yang begitu nyaman dan enak untuk ditiduri. aku pun langsung terbang menuju kasur itu. MySpace nyamannyaaaaaaaaaaaaaaa!

itulah sepenggal kisahku yang melelahkan dan geje. sebenernyaa cuma kepengen menuh2in blog doang sih. wkwk. 
see yoooouuuuu buat pembaca bayangannn. dadadadada. wakakak. MySpace

2 Okt 2010

i miss you soooo, soooo, soooo, soooo, guysss! ;(

sumpaaaaah, kangeen masa-masa di X-2! terutama, kangen sama kalian berempat. mana nggak ada satupun dari kita berlima yang sekelas lagi. kita terpecah-pecah. bagaikan sampah-sampah yang berserakan di bantar gebaaaang! *ga enak banget perumpamaannya* tapi gua kangen banget sama kalian berempat! sumpah! kangeeen banget! setiap mau makan, gua keinget kalian, setiap mau tidur, gua keinget kalian, bahkan, saat gua mau buang hajat, gua juga keinget kaliaaan! #abaikan. pokoknyaa, gua miss bangeet sama kaliaaan!


                                                      ULFAH MAGHFIROTUN K.


gua kangeen bangeet pengen sebangku lagi sama lo. huhu ;( pengeen cerita banyaak. tapi sayang, setiap gua mau cerita, pasti banyak yang menghalangi kita. memang, cinta itu tak mudah *loh?* pokoknyaa gua pengen sekelas lagi sama lo, sebangku sama lo, cerita sama lo, jajan sama lo, bahkan, makan sepiring berdua sama lo. *apadah?* pokoknyaaa, gua kangeeen beraaat sama lo walau kita ketemu setiap hari. tapi, gua kepengen lagi sebangku sama lo. pengeeeeeeeeeeeeen bangeeeeeeeeeeeeet! sayangnya, kita terpisah jauuh deeh, gua di sos 1, lo di sos 4. duniaa emang gak adil!!!!!!!!! #abaikan
semoga ajaa deeh kelas 3 nanti kita sekelas. gua pengen setia sama lo pah. gua pengen kita kembali menghabiskan waktu berdua. cerita2 tentang kehidupan pribadi kita yang nggak diketahui orang lain. huhuuhuhu. daripada semakin gak jelas, mendingan gua udahin ya pendeskripsian lo. tangisan gua sudah tertumpah ruah mengingat momen kebersamaan kita yang kunjung singkat. huhu. (makin ngaco)
pokoknya, kelas 3 kita haruss sekelaaaaas! kalo ga, gua bakalan bangunin Noordin M. Top demi kita bisaa bersamaa! MISS U ULPAAAH! ;(


                                                               IRENE VIDYA TANTRI


yaaah, gua mah ketemu sama lo setiap hari pas agama. tapi kalo hari-hari biasa pasti jaraang deeeh. padahal kan kita satu sekolaaah. gua kangeen saat-saat nyontek sama lo, saat-saat lo sebel sama orang karena masalah sepele, saat-saat lo tuh ngomong dengan bahasa yang supeeeeeeeeer baku. pokoknyaa gua kangeen deeh sama lo. mana pas agama kita juga jarang duduk deketan. huhuhuh. ;( MISS YOU TANTRI alias IRENE! walauu kita gak gitu deket, tp gua juga nyaman kalo cerita2 sama lo. gua jugaa suka curcol sama lo kalo lagi sebeel sama oraang. dan lo penjaga rahasia yang baiik. huhuhuhuhuhu. emangg daah sekarang yang anak IPA 1 lagi sibuk bangeet sampe2, gue, cinta terakhir lo *loh?*, jarang pulang bareng sama lo. dan kita sekarang punya kesibukan masing2. memang, jalan hidup anak sos dan anak ipa berbeda. akankah kita bisa selalu bersama, wahai sahabatku yang mempunyai otak super encer?
pokoknyaa, janji lo buat ngajakin gua nonton laskar pemimpi haruss jadii! dan kita akan nonton berempaaat! TITIK!*jangan jorok pikirannya*


                                                                SARAH MELINDA SARI


yaaa... jujur, kitaa gak begitu dekeeet, tp gua juga kangen akan kekejaman lo pas ngecengin si *sensor*! pokoknyaa gua suka gaya lo pas lagii ngecengin diaaa! sedangkan gua, hati gua terlalu lembut untuk melakukan apa yang lo lakuin sama si *sensor* itu. hahahahha. *ketawa setan*
jujur niih, gua suka canggung kalo kita lagi berbincang-bincang. gua asyik ngomong sama lo pas ada ulfah doaang. karena, kalo lo berdua udah ngomong, gua gak di kasih kesempatan buat ngomong. hoakakakakakak. tp kadang2 doaang siih. pokoknyaa gua kangeen saat2 kita ngerjain mtk d rumah lo yang ujung2nya cuma bisa ngerjain satu nomer doang, itupun udaah dibantuin sama kakak lo. betapa mengharukannyaaaa! hahaha. gua juga kangen akan keceplas-ceplosan lo pas ngomong. saat lo buka kerudung yang mirip bangeet sama rihanna. hahahaha. kocaaak beneeer daaah.
gua juga kangen sama lo yang update bangeet sama pilem2. jagooo bener. biasalah yang kerjaannya jadi penjaga bioskop! *pissssssssssss* MISS U SARAAAH!


                                                                  YOLA RAGITA SARI


yolaaaaaaaaaaaaaaaaa! udaah lamaaa gua gak ketemu sama lo. bahkan, temen sebangku gua udaah kangeen sama lo karena dia sering pulang bareng sama gua dan lo sering pulang bareng tantri. gua kangeen sama lo yang selalu semangat pas ngajakin main UNO, gua kangeeen sama kelemotan lo, gua juga kangen sama lo kalo lagii maraaah. sangaaar abissssssssssssss! tp, lo bisa menutupi itu semuaa dengan baiikk! hehehee.
MISS U YOLA! si anak ipa 3 yang punya otak gak kalah encer dari tantri. pokoknyaa guaaa kangeeen deeh sama lo! ;(






walaaau banyaak kekurangan yang kita miliki. seperti gua yaaang terlalu cantik *plak*, ulfah yang kadang2 suka motong omongan orang, sarah yang kadang suka maksa, tantri yang sensitif bangeet, yola yang kadang egois, tp gua kangeen sama lo padaaa. pengeen bangeet gua ke X-2 lageee. pengen mengulang masa lalu, pokoknyaaa gua miss you bangeet sama lo semua sampe gua bikin note kayaak gini. sekarang, kehidupan gua di sos 1 gak senyaman di X-2, tp gua berusaha semaksimal mungkin buat menghadapinya. tentunyaa tanpaa kaliaaan.
mudah2an di kelas 3 nanti, gua sama ulfah, yang sama2 anak ips bisa sekelas. tantri, yola, sama sarah, yang sama2 anak ipa bisaa sekelas. teruss kitaa maeeen berlimaa lagii deeeh. nonton bareeeng laagiii. gua pengen cerita banyak lagi, tapi tangaan udaah terkulai lemah setelah menekan tombol2 di atas keyboard ini dengan indahnyaaaaa. semogaa, PERSAHABATAN KITA BEREMPAT, TAK LEKANG OLEH WAKTU! :)
 


FRIENSHIP NEVER END :)

up